Rangkuman
Materi IPA Kelas 6
MATERI
PELESTARIAN MAKHLUK HIDUP
A.
Makhluk Hidup yang Hampir Punah
Banyak
tumbuhan dan hewan menjadi langka. Tahukah kamu apakah yang dimaksud dengan
hewan dan tumbuhan langka ?? Tumbuhan dan hewan langka adalah hewan dan tumbuhan
yang jumlahnya sangat sedikit sehingga kita jarang menemukan di alam.
Kelangkaan hewan dan tumbuhan disebabkan oleh:
1. Penggunaan
hewan dan tumbuhan yang berlebihan
2. Perburuan
dan penangkapan hewan liar
3. Penebangan
pohon langka untuk kepentingan manusia
B.
Tumbuhan yang Hampir Punah di
Indonesia
1.
Rafflesia
Arnoldi
Bunga
Rafflesia arnoldi berukuran sangat besar dan berbau busuk. Ukuran diameter
bunganya antara 30 hingga 150 cm. Karena baunya busuk, Rafflesia arnoldi juga
disebut bunga bangkai. Pada umumnya, bunga ini berwarna merah dengan
bintik-bintik putih.
Rafflesia
arnoldi hidup sebagai parasit pada akar tumbuhan lain. Rafflesia arnoldi
tersebar di Sumatera barat, Lampung, Bengkulu, dan Kalimantan Barat.
2.
Eboni
Eboni
atau kayu hitam adalah pohon yang batangnya dapat mencapai 40 meter. Kayunya
mudah dipelitur, kuat, tahan lama, dan halus. Eboni digunakan untuk membuat
barang kerajinan dan untuk bahan bangunan. Eboni tersebar di daerah Sulawesi.
3.
Kayu Besi
Kayu
besi atau kayu ulin adalah pohon yang batangnya dapat berdiameter 1,5 meter dan
tingginya dapat mencapai 60 meter. Kayunya keras dan sangat lunak. Kayu besi
digunakan untuk bangunan. Kayu besi tersebar di daerah Kalimantan dan Sumatra.
C.
Hewan yang hampir punah di Indonesia
1.
Burung
Cendrawasih
Burung
cendrawasih hidup di Papua. Burung ini banyak diburu karena bulunya sangat
indah. Akibatnya, jumlah burung cendrawasih makin sedikit dan harus dilindungi
dari para pemburu yang ingin menangkapnya.
2.
Burung
Jalak bali
Burung
jalak bali hidup di Bali. Burung ini banyak diburu karena bulunya putih dan
jambul di kepalanya yang khas. Akibatnya, jumlah burung jalak bali makin
sedikit dan harus dilindungi dari para pemburu yang ingin menangkapnya.
3. Babirusa
Babirusa
hidup di Pulau Buru dan Sulawesi. Babi ini berbeda dengan jenis babi yang lain.
Babirusa memiliki gigi taring bawah yang menonjol ke luar dan melengkung ke
atas sehingga mirip tanduk rusa.
4. Badak
Bercula Satu
Badak
bercula satu hidup di Ujung Kulon, daerah di ujung barat Banten. Sesuai dengan
namanya, badak ini hanya memiliki satu cula di atas hidungnya. Cula merupakan
kumpulan rambut yang menyatu dan mengeras.
5. Komodo
Komodo
tampak seperti kadal raksasa. Komodo hanya hidup di Pulau Komodo, Nusa Tenggara
Timur. Hewan ini termasuk hewan pemakan daging. Namun, komodo akan lari jika
berjumpa dengan manusia. Jika keselamatannya terancam, komodo dapat menyerang
dengan ganas.
6. Orang
utan
Orang
utan hidup di Sumatra dan Kalimantan. Orang utan merupakan jenis kera berambut
kemerahan dan termasuk jenis kera yang cerdik.
D.
Usaha Pencegahan Kepunahan Hewan dan
Tumbuhan
Pelestarian
hutan merupakan salah satu bentuk usaha untuk melestarikan sumber daya alam
hayati. Pelestarian hutan meliputi pelestarian hewan dan tumbuhan yang hidup di
dalamnya. Usaha pelestarian tersebut dibedakan menjadi pelestarian in-situ dan
pelestarian ex-situ.
1. Pelestarian in-situ adalah pelestarian hewan dan
tumbuhan yang dilakukan pada habitat asli. Misalnya, pelestarian komodo di
Pulau Komodo dan badak bercula satu di Ujung Kulon.
2. Pelestarian ex-situ adalah pelestarian hewan dan
tumbuhan yang dilakukan dengan memindahkan dari habitat aslinya dan dipelihara
di tempat lain yang sesuai. Misalnya, kebun binatang yang banyak memelihara
hewan dari tempat lain.
E.
Usaha pelestarian hewan dan tumbuhan
langka juga dilakukan dengan melindungi suatu wilayah tertentu. Wilayah
tersebut antara lain :
1. Cagar Alam adalah daerah yang kelestarian
tumbuhan dan hewan yang terdapat di dalamnyadilindungi Undang-Undang dari
bahaya kepunahan. Cagar alam yang terkenal di Indonesia antara lain sebagai
berikut : Cagar Alam Pulau Dua di
Jawa Barat, untuk melindungi berbagai jenis burung laut ( kerajaan burung )
a.
Cagar Alam
Ujung Kulon di Banten, untuk melindungi berbagai jenis hewan, antara lain badak,
rusa, buaya, banteng, babi hutan, dan burung merak
b.
Cagar Alam
Penunjang Pangandaran di Jawa Barat. Selain melestarikan hutan, tempat
ini juga merupakan tempat untuk melindungi rusa, banteng, dan babi hutan.
c.
Cagar Alam Raflesia di Bengkulu. Tempat ini khusus melindungi bunga
raflesia ( Rafflesia arnoldi ) yang merupakan bung terbesar di dunia.
2. Suaka Margasatwa adalah cagar alam yang khusus
digunakan untuk melindungi hewan yang hidup di dalamnya. Contoh suaka
margasatwa yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut:
a.
Suaka
Margasatwa Gunung Leuser di Aceh, merupakan suaka margasatwa yang terbesar di Indonesia.
Hewan yang dilindungi di tempat ini antara lain, gajah, badak sumatra, orang
utan, tapir, harimau, kambing hutan, rusa, dan berbagai jenis burung
b.
Suaka
Margasatwa Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur, terutama melindungi komodo. Selain
komodo, tempat ini juga melindungi burung kakak tua, ayam hutan, kerbau liar,
babi hutan, dan rusa
3. Taman Nasional merupakan kawasan pelestarian alam
sesuai dengan ekosistem aslinya. Taman Nasional dapat digunakan untuk
kepentingan pendidikan, penelitian, budaya, dan pariwisata. Contohnya adalah
Taman Nasional Gunung Gede Pangrago di Jawa Barat dan Taman Nasional Bunaken di
Sulawesi.
Sumber
daya alam hayati yang berupa tumbuhan, hewan, dan jasad renik merupakan kekayaan
alam yang sangat berharga. Fungsi tumbuhan yang paling penting adalah sebagai
pemasok oksigen yang diperlukan untuk pernapasan makhluk hidup.
Setiap
jenis makhluk hidup selalu berkaitan dengan habitatnya. Penggundulan hutan
untyuk kepentingan manusia dapat menyebebkan habitat berbagai jenis tumbuhan,
hewan, dan jasad renik berubah. Jika habitatnya berubah, sebagian besar
tumbuhan, hewan, dan jasad renik akan mati. Kematian tersebut menyebabkan tidak
ada lagi keseimbangan ekosistem di hutan. Akibatnya, hilanglah kehidupan
berbagai jenis makhluk hidup. Makhluk hidup yang telah hilang kehidupannya
tidak digantikan oleh makhluk hidup lain.
Sign up here with your email
EmoticonEmoticon