Rangkuman
Materi IPA Kelas 6
MATERI
CIRI-CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP
Tuhan Yang
Maha Kuasa telah menciptakan semua makhluk hidup yang ada di bumi ini dengan
memiliki kelebihan masing-masing. Setiap kelebihan yang dimiliki makhluk hidup
digunakan agar dapat tetap hidup di bumi ini. Kelebihan atau keistimewaan
makhluk hidup tersebut kita kenal dengan ciri khusus.
A. Ciri
Khusus pada Hewan
1. Cicak
Cicak
termasuk hewan melata. Ciri khusus yang dimiliki cicak adalah:
a.
Memiliki sistem perekat pada telapak
kakinya. Dengan sistem perekat ini cicak dapat merayap pada dinding,tembok,atau
langit-langit untuk memburu serangga (nyamuk,laron,lalat) sebagai makanannya.
b.
Kemampuan memutuskan ekornya,untuk
menyelamatkan diri dari musuhnya atau bahaya yang mengancam cicak. Memutuskan
ekor pada cicak disebut autotomi.
c.
Memiliki lidah yang panjang dan
lengket, sehingga dapat menangkap mangsa berupa serangga yang terbang.
2. Bunglon
Bunglon
merupakan hewan yang gerakannya lambat. Makanan bunglon berupa
serangga-serangga kecil seperti: belalang,capung,dan jangkrik. Ciri khusus yang
dimiliki bunglon adalah: Bunglon dapat menyamarkan warna kulit tubuhnya
menyerupai lingkungan tempatnya tinggal (batang pohon, daun) bertujuan untuk
mengelabui mangsanya, dan untuk berlindung dari musuh alaminya. Kemampuan untuk
menyamarkan/mengubah warna kulit menyerupai lingkungan tempatnya tinggal
disebut mimikri. Bunglon juga memiliki lidah yang panjang dan lengket, untuk
menangkap mangsanya.
3. Kelelawar
Kelelawar
merupakan satu-satunya mamalia (hewan menyusui) yang dapat terbang. Sayap
tersebut membentang di antara tulang lengan,kaki,dan ekor. Kelelawar mencari
makanan pada malam hari. Pada siang hari hewan ini tidur. Kelelawar ternyata
mengandalkan ketajaman indra penciuman dan pendengarannya. Kelelawar memancarkan
bunyi berfrekuensi tinggi melalui mulutnya. Bunyi yang dipancarkan oleh
kelelawar akan dipantulkan oleh benda-benda di sekitarnya. Pantulan gema(sonar)
ini akan ditangkap oleh telinga kelelawar sebagai alat pendeteksi/sensor.
Dengan alat pendeteksi ini kelelawar dapat:
a.
Mengetahui letak benda atau
mangsanya.
b.
Menghindari benda yang
menghalanginya. Kemampuan kelelawar mengetahui lingkungan sekitar dengan
menggunakan sistem sonar dikenal dengan istilah ekolokasi. Indra penciuman
kelelawar yang tajam juga sangat membantu kelelawar dalam mencari mangsa di
malam hari. Kebanyakan kelelawar memakan serangga. Ada pula yang memakan
buah-buahan,madu,ikan,mamalia kecil, dan reptil. Bahkan di Amerika Selatan
dijumpai jenis kelelawar penghisap darah.
4. Unta
Unta
hidup di padang pasir yang kering dan gersang. Unta mampu berjalan dalam waktu
yang lama tanpa makan dan minum. Unta memiliki punuk pada punggungnya. Ada unta
yang memiliki satu punuk ada juga yang mempunyai dua punuk. Punuk berfungsi
untuk menyimpan cadangan makanan. Punuk unta berisi lemak dan air. Bila lemak
dan air habis terpakai, punuk menjadi mengkerut dan lemas. Rambut unta yang
tebal melindungi dari sengatan panas matahari. Perut unta yang besar mampu
menyimpan rumput dan air yang sangat banyak. Unta hampir tidak mengeluarkan
keringat, dan membuang kotoran dalam jumlah yang sangat sedikit. Unta sangat
berhemat dalam mengeluarkan air dari dalam tubuhnya. Bahkan cairan yang keluar
dari hidung pun dimasukkan lagi ke dalam mulutnya.
5. Bebek
Bebek
adalah hewan yang hidup di darat, namun untuk mencari makan, bebek biasanya
berada di air. Ciri khusus yang dimiliki bebek adalah paruh yang agak panjang
dan lebar pada bagian ujungnya. Agar tubuhnya tidak basah jika terkena air
waktu mencari makan di kolam atau danau yang dangkal, bulu bebek dilapisi oleh
minyak, sehingga air pada bulu cepat hilang ketika bebek mengibas-ngibaskan
badannya. Ciri khusus yang lain adalah kaki yang berselaput, sehingga bebek
dapat berenang dengan mudah.
B. Ciri
Khusus pada Tumbuhan
1. Teratai
Teratai
termasuk tumbuhan yang hidup di air (hidrofit). Daun teratai umumnya berbentuk
bulat. Ada jenis teratai yang diameter daunnya mencapai 1-2 meter. Daun yang
lebar ini memudahkan penguapan air serta fotosintesis. Tanaman teratai tumbuh
dari dasar air. Tangkai daun cenderung tumbuh menjalar, sehingga helai daun
selalu terlihat mengapung. Tangkai bunga cenderung tumbuh tegak sehingga bunga
teratai dapat muncul dan menyembul dari permukaan air. Akar tanaman teratai
tumbuh di dasar air batangnya berada di dalam air. Bunga teratai memiliki
banyak lapisan kelopak. Cara perkembangbiakan dengan biji dan tunas.
2. Kantung
Semar dan Venus
Kantung
semar merupakan tumbuhan pemangsa daging. Seperti tumbuhan lainnya, kantung
semar membuat makanannya sendiri dengan fotosintesis. Tumbuhan kantung semar
berbentuk seperti piala, hidup di rawa-rawa yang kandungan nitrogennya sangat
sedikit. Kebutuhan nitrogen dicukupi dari serangga yang menjadi makanannya.
Dinding dalam kantong semar bersifat licin dan mengeluarkan nektar (bahan madu)
yang dapat menarik serangga. Serangga yang menghisap nektar akan tergelincir
masuk ke dasar tubuh kantung semar. Tubuh serangga yang banyak nitrogen akan
larut di dasar kantong dan diserap oleh tumbuhan tersebut. Serangga yang
terperangkap dalam kantong semar tidak dapat terbang keluar karena tutupnya
secara otomatis akan mengatup. Tumbuhan pemangsa serangga lainnya, yaitu
tumbuhan venus.
3. Kaktus
Tumbuhan
kaktus biasa tumbuh di daerah padang pasir yang panas dan kering. Di padang
pasir, dalam sehari bisa turun hujan dalam jumlah yang banyak sekali namun
kemudian diikuti dengan musim kering yang panjang. Ketika hujan turun, kaktus
menyerap air sebanyak mungkin. Adapun ciri khusus yang di miliki kaktus adalah:
a.
Akar tunggang yang tumbuh lurus
masuk jauh ke dalam tanah/pasir dan akar-akar serabut yang banyak tumbuh yang
menyebar menyamping berfungsi menyerap air sebanyak-banyaknya.
b.
Batang yang gemuk, berfungsi sebagai
tempat menyimpan air. Batang kaktus dilindungi oleh kulit yang tebal sehingga
mencegah kehilangan air karena penguapan.
c.
Tanaman kaktus tidak berdaun, tetapi
banyak duri di tubuhnya, sehingga penguapan air sedikit, sehingga tanaman ini
mampu menyimpan air untuk jangka waktu lama. Duri kaktus juga berfungsi
melindungi dari hewan-hewan yang ingin merusak tanaman.
4. Bunga
Rafflesia
Bunga
Rafflesia tidak memiliki klorofil. Tumbuhan ini hidup sebagai parasit pada akar
tumbuhan lain. Rafflesia adalah bunga terbesar di dunia. Garis tengahnya
sekitar satu meter. Bunga ini mengeluarkan bau seperti bau busuk bangkai.
Rafflesia berkembang biak melalui penyerbukan yang dibantu oleh serangga
(lalat). Sehingga untuk menarik lalat agar datang, bunga ini mengeluarkan bau
busuk.
Sign up here with your email
EmoticonEmoticon